Universitas Lampung
http://lemlit.unila.ac.id/index.php?go=menudua&idmenudua=144
NOPRIZAL CHAI dan SIMPARMIN BR GINTING
Jurusan Teknik Kimia – Universitas Lampung
ABSTRAK
Teknologi pelunakan air dengan menggunakan penukar ion sudah cukup berkembang. Zeolit
merupakan salah satu ion exchanger yang sering digunakan untuk pertukaran ion positif. Pada
penelitian ini digunakan zeolit alam yang merupakan salah satu sumber daya alam Lampung
yang cukup berlimpah. Zeolit alam tersebut diaktivasi dengan cara fisika dan kimia. Aktivasi
ini dilakukan untuk membersihkan pori-pori zeolit dari pengotor dan menghilangkan air yang
terjebak di pori-pori. Pembersihan pori-pori ini sangat menentukan laju penjerapan ion Mg2+
ke dalam zeolit diikuti dengan reaksi pertukaran ion yang biasanya berlangsung sangat cepat.
Dengan adanya pengadukan pada saat pengamatan laju adsorpsi ion Mg2+ dalam larutan air
sadah maka tahanan transfer massa di film zeolit dapat diabaikan. Dengan demikian maka laju
adsorpsi ion Mg2+ ini dapat didekati dengan model difusi pori. Dengan menggunakan prinsip
chemical engineering tools diperoleh persamaan matematis yang menggambarkan fenomena
fisis laju pertukaran kation di dalam zeolit, yaitu sebagai berikut :
( ) A A
A eff w w
r
D
dt
dw = * −
2
π 2
Dan dengan metode regresi linier diperoleh Difusivitas Efektif ion Mg2+ dalam zeolit alam
Lampung yang telah diaktivasi secara fisika dan kimia untuk ukuran butir -10+20 dan -20+30
mesh dan rasio zeolit air sadah (RZA) 30 : 1000 dan 50 : 1000 g/mL dengan kesalahan relatif
rata-rata model persamaan terhadap data percobaan sebesar 7,59 %.
Kata Kunci : Adsorpsi, Ion Exchanger, Model Difusi Pori
Tidak ada komentar:
Posting Komentar